Contoh Invoice Tagihan Proyek Jasa, Perorangan, Hotel, Rental Mobil Dll

Dalam komunikasi bisnis terkadang kamu juga tidak bisa menghindari kesalahpahaman antara klien. Bahkan salah satunya soal detail jasa proyek. Untuk menghindari hal tersebut kamu perlu memiliki dan memahami invoice tagihan agar semua masalah teratasi dengan baik.

Berikut akan kami jelaskan beberapa contoh invoice tagihan proyek agar kamu terhindar dari kesalahpahaman karena kurangnya komunikasi dan bukti transaksi sehingga kedua belah pihak dapat saling mempercayai.

Apa Itu Invoice dalam Proyek?

Jadi, invoice ini adalah dokumen yang dikirimkan oleh bisnis kepada pengguna jasa. Dan umumnya, invoice tagihan terdiri dari berbagai format, yaitu invoice fisik dan digital. Untuk invoice cetak, perusahaan akan menerbittkan tiga rangkap untuk arsip bisnis.

Selanjutnya untuk konsumen, dan keperluan pembukuan keuangan. Namun, kini sudah ada banyak bisnis yang mengirimkan invoice elektronik. Hal ini bertujuan untuk menghemat penggunaan kertas, apalagi karena perusahaan hanya perlu memberikan satu salinan.

Apa Saja Isi dalam Invoice?

Berikut beberapa hal yang perlu tersedia di dalam invoice tagihan proyek, diantaranya adalah:

1. Identitas dan Kontak Penagih

Sebagai dokumen yang diberikan dari pembeli ke penjual untuk menagih pembayaran atas sebuah transaksi maka elemen pertama yang harus ada adalah nama dan kontak bisnis.

Selain itu, dengan adanya ini mereka juga bisa langsung dengan mudah menghubungimu lewat informasi yang sudah tersedia.

2. Nomor Invoice

Selanjutnya nomor invoice ini bersifat sistematis yang bertindak sebagai label dokumen dan membantu bisnismu untuk mengelola dokumen-dokumen yang ada sehingga tercatat dengan rapi.

3. Identitas yang Ditagih

Tanpa informasi ini akan jadi jelas kepada siapa dokumen ditujukan dan jangan lupa untuk mencantumkan nama perusahaan yang lengkap beserta alamat juga nama penanggungjawab.

4. Tanggal Transaksi

Informasi ini penting agar semua pihak yang terlibat tahu kapan transaksi terjadi.

5. Tanggal Jatuh Tempo

Nah, tanggal inilah yang sering jadi fokus baik pihak penagih maupun klien yang ditagih. Hal ini wajib ada dan tidak boleh dilupakan harus dicantumkan.

6. Detail Barang atau Jasa

Selanjutnya di dalam invpice tagihan proyek selanjutnya da daftar hal apa saja yang dibeli atau jasa apa yang digunakan oleh klien dan untuk bagian ini, kamu bisa membuat tabel agar informasinya dapat dibaca dengan mudah, jika belum terbayang bisa cek dibagian bawah nanti di contohnya.

7. Total Pembayaran

Selanjutnya di bawah tabel daftar barang atau jasa yang pembayarannya akan ditagih, tentunya kamu juga harus mencantumkan total biayanya. Jika ada pajak atau penambahan-penambahan biaya lainya harus di sertakan.

8. Ketentuan pembayaran

Contoh ketentuan pembayaran dalam invoice adalah metode pembayaran yang digunakan, kesepakatan tentang denda saat terjadi keterlambatan pembayaran, dan lainnya.

9. Materai untuk Transaksi di atas Rp.5 juta

Selanjutnya di elemen invoice kamu petlu menyediakan materai jika transaksi di atas Rp.5 juta sebuha invoice perlu dibubuhi materai bagi kamu  yang menggunakan invoice materai sekarang juga ada materai online loh.

Bagaimana Cara Membuat Invoice Tagihan Proyek

Berikut beberapa langkah cara membuat invoice tagihan proyek yang bisa kamu lakukan, diantaranya adalah:

1. Buat Judul Invoice

Langkah pertama kamu bisa buat terlebih dahulu judul invoice kamu bisa meletakkan dokumen dan buat huruf kapital untuk memudahkannya dan membedakan dengan dokumen lain.

2. Tuliskan Identitas

perusahaanmu termasuk nama, logo dan alamat lengkapnya

3. Cantumkan informasi tentang pembeli

Selanjutnya kamu ini informasi ini termasuk nama perusahaan, PIC jika ada dan alamat lengkapnya detail ini penting ditulis untuk menghindari kesalahan pengiriman invoice.

4. Buat Detail Mengenai Proyek yang Dikerjakan

Mulai dari jenis proyek, tujuan, estimasi waktu pengerjaan hingga harga dan total keseluruhan yang harus dibayar oleh klien. Jiak sistem DP, tuliskan dengan jelas besaran Dpnya dan waktu pembayarannya.

5. Tuliskan Tanggal Invoice

Selain hal diatas, kamu juga perlu pastikan tanggal transaksi sudah ditulis secara benar.

6. Buat Nomor Invoice

Kemudian kamu juga wajib masukkan nomor invoice hal ini berguna dalam pengarsipan sehingga kamu lebih mudah melacak setiap proyek. Dari nomor invoice, kamu juga sudah selesai dan sudah dibayar serta mana yang belum.

7. Ketentuan Pembayaran

Kemudian terakhir jangan lupa memasukkan detail pembayaran sesuai kesepakatan. Jika da denda keterlambatan, jangan lupa sampaikan kepada klien ya.

Contoh Invoice Tagihan Proyek

Inilah beberapa contoh invoice tagihan proyek dengan berbagai keperluan di dalamnya, diantaranya adalah:

1. Contoh Invoice Tagihan Proyek Sederhana

Contoh Invoice Tagihan Proyek

2. Contoh Invoice Tagihan Proyek Jasa

Contoh Invoice Tagihan Proyek

3. Contoh Invoice Tagihan Proyek Perorangan

Contoh Invoice Tagihan Proyek

4. Contoh Invoice Tagihan Proyek DP dan Pelunasan

Contoh Invoice Tagihan Proyek

5. Contoh Invoice Tagihan Proyek Word

Contoh Invoice Tagihan Proyek

6. Contoh Invoice Tagihan Proyek Pekerjaan

Contoh Invoice Tagihan Proyek

7. Contoh Invoice Tagihan Hotel

Contoh Invoice Tagihan Proyek

8. Contoh Invoice Tagihan Rental Mobil

Contoh Invoice Tagihan Proyek

9. Contoh Invoice Pembelian atau Pembelanjaan Barang

Contoh Invoice Tagihan Proyek

10. Contoh Invoce Tagihan Travel

Contoh Invoice Tagihan Proyek

Fungsi Invoice Tagihan Proyek

Nah, setelah mengetahui beberapa contoh invoice tagihan proyek selanjutnya kamu bisa simak beberapa fungsi penting dari invoice itu sendiri. selain sebagai suatu dokumen yang melakukan perhitungan dan bukti transaksi di catat di pembukuan.

Ternyata invoice ini memiliki fungsi lainnya untuk kelangsungan bisnis dan perusahaan, diantaranya adalah:

1. Mengelola Pembayaran

Salah satu fungsi invoice adalah mengelola pembayaran dan tahukan kamu bahwa invoice ini bisa dijadikan alat untuk melacak pembayaran secara tertulis.

2. Dokumen Perusahaan

Selanjutnya invoice ini adalah berkas yang juga memiliki fungsi sebagai dokumen perusahaan, dan tujuannya yaitu untuk memudahkan pembukuan akuntansi dan bukti dari transaski jual beli yang dilakukan.

3. Bukti Lapor Pajak

Selanjutnya fungsi invoice adalah sebagai bukti lapor pajak, setiap perusahaan yang beroperasional di Indonesia dikenakan Wajib Pajak (WP) Badan Usaha. Kamu akan membutuhkan invoice yang baik dan detail untuk melakukan pelaporan pajak perusahaan.

4. Bukti Adanya Piutang

Tak Cuma berkaitan dengan penagihan invoice tagihan juga bisa dijadikan bukti adanay piutang.

5. Rujukan Pengiriman

Jika ada perbedaan pendapat dnegana da invice ini bisa menjadi rujukan saat mencocokkan transaksi sebelum adanya pembayaran.

Jenis-Jenis Invoice

Nah, selain itu kamu juga perlu memahami apa saja jenis-jenis dari invoice dan berikut penjelasannya:

  • Invoice Biasa, yaitu invoice yang umum digunakan untuk transaksi jual beli sederhana hanya ada rincian produk, harga per produk, hingga total keseluruhan yang harus dibayarkan.
  • Invoice Proforma, yaitu artinya pengganti atau sementara hal ini dibuat ketika produk yang dipesan oleh pelanggan di kirim secara bertahap.
  • Invoice Konsuler

yaitu jenis invoice yaitu invoice konsuler digunakan untuk transaksi jual beli internasional atau kegiatan ekspor impor dinyatakan sah apabila sudah mendapatkan persetujuan dari perwakilan negara yang menginpor.

Akhir kata

Demikian penjelasan mengenai contoh invoice tagihan proyek berikut pengertian, fungsi, cara buat dan jenis-jenisnya semoga bermanfaat.

FAQ| Pertanyaan Seputar Contoh Invoice Tagihan Proyek

Apakah invoice harus memakai stempel?

Iya, bagi invoice yang membutuhjan stempel dan ttd elektronik dari vendor.

Invoice pakai materai apakah sah?

Invoice memakai materai jika nominal lebih dari 5 juta.

Senior content writer bisnis dan teknologi yang sudah aktif sejak 2015. Terima kasih sudah membaca salah satu tulisan saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Menarik: