Menu
Melayani Pembuatan Website Bisnis Online Siap Pakai Berikut Panduan Pengelolaan dan Promosinya

Cara Pembagian Keuntungan dengan Investor

Jan
19
2019
by : Pengelola. Posted in : Artikel

Sistem bagi hasil merupakan cara yang paling baik dalam hubungan bisnis yang dikelola dua orang atau lebih. Dari beberapa pengalaman kejasama bisnis , ada satu hal yang menarik dan sangat penting untuk ditelaah, yaitu masalah pembagian keuntungan bersih (profit) yang fair.

Contoh kasus berikut berdasarkan pengalaman nyata penulis dengan objek bisnis disamarkan.

Seseorang mempunyai keahlian dalam memproduksi asam cuka kelapa (coconut vinegar), merancang layout tempat produksi, proses produksi, hingga pemasaran. Cuka kelapa adalah objek bisnis yang cukup potensial, karena kualitasnya lebih baik daripada cuka murni (acetic acid) yang diencerkan. Cuka ini biasanya ditambahkan ke dalam makanan seperti salad atau bakso. Penulis tidak memiliki dana, tidak ada pilihan lain yang relatif cepat kecuali mengajak seseorang yang memiliki dana sebagai investor untuk menjalankan bisnis tersebut.

beberapa waktu setelah pencarian rekan bisnis, ada seorang teman yang tertarik. Setelah penulis menunjukkan dan menjelaskan Business Plan cuka kelapa tersebut, dia yakin dan mau bekerjasama, hingga tibalah pada pembicaraan mengenai pembagian hasil.

melalui diskusi yang agak alot, kami sepakat untuk membagi hasil 70% untuk investor dan 30% untuk pengelola.

Sebenarnya pembagian hasil contoh kasus di atas tidak begitu fair, namun karena kondisi keuangan penulis yang sulit, penulis tidak memiliki posisi tawar yang kuat, selain itu karena investor terlibat langsung dalam merintis bisnis tersebut.

penulis dari pengalaman sendiri dan orang lain, serta dari berbagai media, sistem bagi hasil yang fair (dalam persen) antara investor (I) dengan pengelola (P) antara adalah sebagai berikut:

  1. I:P = 30:70, apabila investor sama sekali tidak terlibat dalam menjalankan bisnis.
  2. I:P = 40:60, apabila investor terlibat dalam merintis bisnis, ketika bisnis telah mulai stabil, pengelola menjalankan bisnis sepenuhnya dan memberikan laporan bisnis dalam jangka waktu yang disepakati terhadap investor.
  3. I:P = 50:50, apabila investor terlibat terus dalam keputusan-keputusan bisnis.
  4. I:P = 60:40, apabila investor mengurus pemasaran dan keuangan, sedangkan pengelola hanya mengurus masalah proses produksi.
  5. I:P = 70:30, apabila investor mengurus pemasaran dan keuangan dan memiliki keerlibatan dalam proses produksi.

Pembagian di atas bersifat dinamis, hanya sebagai bahan pertimbangan. Penulis sangat menyarankan untuk mencari kesepakatan yang benar-benar ikhlas antara kedua belah pihak, jangan ada rasa keterpaksaan seperti contoh kasus di atas. Hal ini sangat sensitif terhadap masa depan kelangsungan bisnis, deskripsikan secara detail peranan masing-masing dalam surat perjanjian bisnis yang diakui oleh hukum pemerintah yang berlaku.

Pesan penulis kepada investor, dana bukanlah segala-galanya, janganlah sampai merasa dana lebih penting dari ide atau keahlian pengelola. Penulis menganggap bahwa kedua hal tersebut sama kedudukannya. Demikian juga pada pengelola yang memiliki keahlian, pertimbangkan juga keterlibatan investor dalam menjalankan bisnis, serta kecepatan balik modalnya, Return of Investment (ROI).

Semoga Bermanfaat, Salam Hangat Sahabat Kompasioner

Hendaklah kamu berdagang, karena di dalamnya terdapat 90 % pintu rezeki (H.R.Ahmad).

artikel lainnya Cara Pembagian Keuntungan dengan Investor

Minggu 21 Oktober 2018 | Artikel

Cara Mencari Uang di Internet dengan Iklan Baris ;  Setelah artikel Website Classified Ads Siap Pakai , kini…

Rabu 17 Oktober 2018 | Artikel

Ingin Berbisnis Online atau Ingin Mengolinekan Ide Bisnis Anda . Tapi Masih Bingung Untuk Memulai dan…

Sabtu 3 November 2018 | Artikel

Melalui Artikel ini pengelola akan membongkar 5 Cara Membuka Usaha Online Shop untuk Pemula secara detail. Pertama-tama, pengelola…

Jumat 17 November 2017 | Artikel

Kami Hadir Sebagai Solusi untuk Anda Yang Ingin Langsung Berbisnis Online tanpa Harus Belajar dari Awal…